Search

Titik bekam dan kegunaanya

Published on May 18th, 2020 | by admin

TITIK BEKAM DAN FUNGSINYA

Halo semuanya salam sehat dan bugar

semoga anda semua diberi kesehatan dan keberkahan

dalam postingan kali ini saya akan memposting titik – titik bekam dan kegunaanya semoga bermanfaat ya…

MENENTUKAN TITIK BEKAM

Dasar Menentukan Titik Bekam

  1. Titik – titik Nabawi yang didasarkan pada praktik yang dilakukan Nabi sebagaimana yang disebutkan dalam Hadis – hadis Rosullulah SAW.
  2. Titik – titik yang direkomendasikan oleh para dokter muslim terdahulu.
  3. Titik – titik yang berdasarkan kajian anatomi fisiologi tubuh.

 

  1. Titik bekam nabawi

Titik Nabawi atau titik Sunnah adalh titik bekam yang dianjurkan dan yang dilakukan oleh Rasulluloh SAW sebagaimana yang telah disebutkan dalam riwayat – riwayat Hadis mengenai bekam sebagai berikut :

 

  1. Ummu Mughits ( puncak kepala )

 

Titik Nabawi atau titik sunnah adalh titik bekam yang dianjurkan dan yang dilakukan oleh Rasululloh SAW sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat – riwayat hadis yang  mengenai Bekam, sebagai berikut :

Dari Ibnu Umar, bahwa Rasululloh SAW  pernah meminta Hijamah di bagian kepala atas, yang disebut Ummu Mughits. ( Diriwayatkan Thobroni ) menurut Syaikh Al Bani hadis ini Hasan.

Kegunaannya : mengatasi Epilepsi, pusing, vertigo, gangguan keseimbangan, migrain, darah tinggi, mata merah, kelainan penglihatan, mata bengkak, mata terasa gatal, terserang sihir, mimisan, menguatkan hafalan, gelisah, depresi, insomia, autisme, hiperaktif, gangguan memory, semua gangguan sistem syaraf pusat, stroke, dll

Letaknya ada di ubun – ubun jika di tarik garis keatas dari hidung. Dan penghubung antara telinga kanan dan telinga kiri.

Dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi SAW meminta hijamah di kepala beliau ketika beliau sedang ihram karena sakit yang di derita di kepala saat berada di sebuah mata air yang dinamakan Lahyu Jammal. ( diriwayatkan Al Bukhory, Ahmad dan Nasa’I )

Penjelasan : Sesuai dengan matan Hadis ini dan sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab – kitab syuruh, bahwa posisi di titik kepala ini bersifat bebas, yang disesuaikan di keluhan, gejala klinis dan keadaaan pasien. Logikanya, titik di kepala dapat dilakukan di kening, wajah, fungsinya tidak jauh berbeda dengan fungsi titik di Ummu Mughits.

 

  1. Melakukan bekam pada titik di kepala mengharuskan area bekam yang bersih dan hygienis tanpa adanya rambut pada area tersebut, karena akan menyulitkan saat proses pembersihan darah bekam. SOP bekam PBI tidak merekomendasikan penggunaan alat bekam elektrik dengan metode vakum ( menyedot dengan mesin bekam ) karena pertimbangan faktor hygenitas dan estetika terapi.

 

  1. Al Akhdain ( urat leher kiri dan kanan )

Dari annas, bahwa Nabi  SAW pernah meminta bekam di tiga titik, yaqni ( dua titik ) di akhdain dan ( satu titik ) di Kahil. ( hadis riwayat Abu Dawud, Tirmidzy, Ibnu Majah, dan Ahmad )

Kegunaannya : mengatasi Pusing, punggung & leher kaku / nyeri, TBC, muka bengkak, tuli mendadak, tenggorokan nyeri dan serak, rahang kaku, nyeri pada gigi, radang tulang, telinga berdengung, gondongan, radang tenggorokan, tengkuk kaku, pegel, melancarkan sirkulasi darah ke kepala di luar tengkorak.

Lokasi berada di bawah garis batas rambut kepala ke belakang. Sekitar otot trapezius kanan dan kiri, sejajar tulang cervical 3 – 7 ada pula yang berpendapat, posisi sejajar dengan juguralis, yang berati dibawah teling kiri dan kanan. Hanya saja posisi ini ada resikonya karena tepat mengenai pusat kelenjar getah bening di leher

 

 

  1. Katifain ( bahu kiri dan kanan )

Dari Ibnu Abbas, dia Berkata bahwa Rasululloh SAW MEMINTA Hijamah di tiga titik di akhdain dan diantara kedua pundak. (  Diriwayatkan Abu Dawud )

berfungsi untuk menghilangkan :

Leher kaku, nyeri bahu, lengan tak dapat diangkat, masistis ( radang kelenjar susu ), masuk angin, batuk pilek, stroke, dll

 

  1. Kaahil ( punuk )

Dari Annas, bahwa Nabi SAW pernah meminta bekam di tiga titik yaitu ( dua titik ) di akhdain dan satu titik di kahil. ( Hadis shohih Riwayat Abu Daud, Tirmidzy, Ibnu Majah dan Ahmad )

Kegunaan nya berfungsi untuk meringankan : malaria, demam, TBC, influensa, asthma, bronchial, muntah – muntah, kedutan pada punggung dan lengan atas, pusing, penyakit tulang belakang leher, Hipertensi, mimisan, Stroke, dsb.

 

  1. Al Warik ( Panggul )

Dari Jabir bahwa Nabi SAW meminta Hijamah pada bagian panggul karena rasa nyeri yang beliau rasakan di bagian tersebut. ( Hadis Riwayat Abu Daud, An Nasa’I, dan Ibnu Majah )

Berfungsi mengatasi : beser mani, ngompol, impoten, hipersex, kolix, ginjal, kencing darah pada batu ginjal, sering kencing, urine sedikit, diare kronis, susah tidur, keputihan, haid tidak teratur, dsb

Lokasi Al Warik adalah organ tubuh berada diatas paha. Jalasa ala warikihi, artinya duduk di atas panggul pada lateral ilium kanan dan kiri, pertemuan otot gluteus maximus dengan gluteus medius bawah kiri dan kanan.

 

  1. Hammah

Dari Abu Kabsyah Al Anmary bahwa Nabi SAW pernah meminta Hijamah di bagian kepala atas dan diantara kedua bahu beliau.

Kegunaannya serupa dengan ummu mughits

Posisi tidak ada kepastian dimana posisinya apakah sama dengan titik ummu mughits ataukah berbeda, yang pasti dalam kitab – kitab syuruh disebutkan bahwa makna kata Hammah adalah A’la ar-ra’s atau kepala bagian atas.

 

  1. Dzohril Qadami ( Punggung Kaki )

Dari Annas bahwa Nabi SAW meminta Hijamah ketika beliau sedang ihram di telapak kaki atas karena rasa sakit di bagian tersebut ( Hadis Shohih Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Nasa’I )

Kegunaannya untuk mengatasi pendarahan, mani encer, hernia, ngompol, radang testis, sakit kepala mulut moncong, sakit di daerah iga, sakit punggung, hipertensi, penyakit dada, dan pinggang, nyeri di kaki bawah, gatal – gatal di sela – sela jari kaki.

Lokasi 1 jari diatas lipatan pertemuan antara ibu jari dan telunjuk kaki.

  1. Titik -titik bekam menurut ulama dan dokter muslim terdahulu

Para ulama muslim terdahulu yang menekuni bidang pengobatan juga mengembangkan dan membuat titik – titik bekam dengan nama -nama tertentu seperti : alal najib, an – nuqrah, atau al – qata, az – zaman, tahta adz – dzaqn, alas surrah, al – qathan, al – ush, as – saqain, al – urqubain dan lain – lain.

 

  1. Titik bekam berdasarkan kajian anatomi fisiologi tubuh

Selain titik bekam sunnah atau titik – titik Nabawi, penemuan titik bekam juga terkadang mengikut titik berdasarkan keluhan pada organ tertentu. Kajian mengenai pengetahuan titik berdasarkan yang lebih mendalam mengenai kajian ilmu tentang tubuh manusia dan dalam postingan kali ini saya belum bisa membahasnya.

 

Semoga postingan kali ini bermanfaaat ya terima kasih

 

By : Nur Hudha

CEK LINK PENTING >>> pijatbekamonline.com <<<

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,


About the Author



Back to Top ↑